MULIA-NUSANTARAPOST.ID-Matahari Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, menyinari langkah-langkah tegap personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 yang tengah melakukan patroli jalan kaki, Minggu (26/7/2026). Di sepanjang rute, langkah mereka tidak hanya berfokus pada sudut-sudut rawan, tetapi juga menyapa setiap warga yang beraktivitas di halaman rumah maupun tepi jalan.
“Selamat pagi, Bapa, Mama! Bagaimana kabar hari ini?” sapa salah satu personel Satgas dengan senyum hangat.
Seorang warga menyambut sapaan itu dengan ramah. “Selamat pagi, Pak. Puji Tuhan, kami di sini semua baik-baik saja,” jawabnya.
Sambil melangkah perlahan, personel memanfaatkan momen tersebut untuk menyerap informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan setempat.
“Puji Tuhan kalau begitu, Bapa. Kita sama-sama jaga keamanan di sini, ya. Kalau nanti ada melihat hal-hal yang mencurigakan atau ada potensi gangguan, jangan ragu untuk langsung sampaikan ke kami,” ujar personel tersebut mengimbau.
Suasana kian mencair ketika langkah para petugas terhenti oleh derap kaki mungil anak-anak Distrik Muara yang berlarian mendekat. Wajah-wajah polos itu berbinar saat personel merogoh tas dan mengeluarkan sejumlah makanan ringan.
“Ini buat adik-adik, bagikan sama teman-teman yang lain, ya,” kata seorang personel sambil menyerahkan camilan.
“Terima kasih, Bapak Tentara/Polisi!” seru anak-anak itu girang, mengundang tawa kecil dari para orang tua yang menyaksikan interaksi tersebut dari kejauhan.
Di antara deretan warga yang memperhatikan, Ibu Mowenda—salah satu tokoh perempuan di Distrik Muara—melangkah mendekat. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran para petugas yang dinilainya selalu membawa rasa aman dan mau mendengar.
“Kami mengucapkan terima kasih karena bapak-bapak sering datang menyapa warga. Kalau ada kesempatan berbincang seperti ini, kami juga bisa menyampaikan keadaan yang kami lihat di lingkungan sekitar,” tutur Ibu Mowenda dengan nada tulus.
Seusai berbincang dan berbagi keceriaan, personel Satgas melanjutkan pemantauan ke sejumlah titik lain di Distrik Muara. Hingga akhir kegiatan, denyut aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan situasi keamanan di wilayah Puncak Jaya terpantau aman terkendali.
Secara terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan sarana krusial untuk mendengar langsung suara masyarakat.
“Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga mendengar secara langsung kondisi yang dihadapi masyarakat. Dialog seperti ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kami,” tegas Kaops Damai Cartenz-2026.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya pendekatan humanis untuk merawat kepercayaan warga.
“Pendekatan dialogis dan humanis akan terus kami kedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran personel di tengah masyarakat, menyapa warga, berdialog, hingga berbagi dengan anak-anak merupakan wujud pelayanan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat serta menciptakan hubungan yang harmonis antara petugas keamanan dan warga,” pungkas Wakaops Damai Cartenz. (Redaksi)







