Pemerintah Akui Demokrat Pimpinan AHY, RHP: Terima Kasih Presiden Jokowi

BERITA UTAMA502 Dilihat

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan resmi menolak permohonan SK Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang dan mengakui Partai Demokrat yang di Pimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua Ricky Ham Pagawak, mengungkapkan rasa terima kasih dimana pada hari ini, melalui Kemenkumham telah menolak permohonan SK Partai Demokrat versi KLB di Deli Serdang.

“Ini membuktikan bahwa negara telah menghargai partai politik (Parpol) lebih khusus partai Demokrat, salah satu partai besar yang sudah mempunyai kontrubusi bagi negara ini”. Ujarnya kepada sejumlah awak media di Sekretariat Demokrat Kotaraja, Kota Jayapura, Rabu malam, 31 Maret 2021.

Tak sampai disitu, Pria yang akrap disapa RHP ini, mewakili Ketua DPD Partai Demokrat Papua dan jajaran meyampaikan ucapan terima kasih khususnya kepada Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri, yang telah menerima keinginan dan suara hati dari pada Partai Demokrat melalui Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Oleh sebab itu terbukti melalui keputusan Pemerintah, menolak KLB. Dan AHY tetap sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, dirinya mengajak kepada seluruh pengurus Partai Demokrat yang ada 34 Provinsi, mari kita bergandengan tangan bersama-sama untuk berjuang kibarkan panji Demokrat agar lebaik dan lebih majuh.

Ditambahkannya, secara adat sekalipun di dalam partai tidak mengatur, tetapi secara adat orang Papua kami sudahnyatakan perang untuk mendukung AHY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat, maka setelah kami mendengar putusan tadi, kami jajaran Partai Demokrat Papua pada hari Selasa kami akan melakukan syukuran, kami pengurus Partai Demokrat Papua akan melakukan Doa syukur, dengan cara adat yaitu bakar batu di Koya.

disinggung soal ada anggota partai yang bergabung dalam KLB Deli Serdang, RHP mengatakan terkait teman-teman yang sempat mengikuti KLB di Deli Serdang kemarin, ada dua anggota DPC yang sah, sedangkan yang lain itu bukan anggota, yang kurang lebih 11 orang. 

Kami tidak akan memecat namun kami Partai Demokrat Papua pada prinsipnya membuka diri. Dan kami berharap teman-teman ini bisa bergabung kembali untuk sama-sama membesarkan partai Demokrat di Provinsi Papua, pungkasnya. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *