Kadin Papua Siap Optimalkan Potensi Sagu Guna Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

BERITA UTAMA763 Dilihat

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua bertekad untuk mengembangkan tanaman sagu yang ada di Provinsi Papua, karena seperti diketahui, Papua sendiri mempunyai hutan sagu yang sangat luas dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

“Potensi sagu di Papua sangat besar, karena 4,7 hektar lahan sagu itu ada di Papua dan ini terbesar sedunia,” kata Ketua Kadin Papua, Ronald Antonio di Jayapura, usai melakukan pertemuan dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Papua, Kamis 19 Agustus 2021.

Dijelaskan bahwa Kadin Papua sangat mendukung program Pemerintah yakni Food Estate atau ketahanan Pangan dimana salah satunya yaitu mengoptimalkan tanaman sagu yang ada di Papua.

Ia mengakui, tindak lanjut yang diharapkan dari pertemuan ini adalah hadirnya sebuah industri sagu yang mampu menghasilkan kualitas ekspor di Papua.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatnya ekonomi masyarakat khususnya pengusaha kecil atau mikro,” tambahnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian & Ketahanan Pangan Kadin Papua, Dian Daat menerangkan, pertemuan ini juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan sinergitas antara Kadin Papua dengan Dinas terkait. 

“Pertemuan tadi lebih membahas soal food estate khususnya untuk tanaman sagu. Kadin punya fokus agar pengelolaan sagu kedepan lebih maksimal lagi,” bebernya. 

Ia menambahkan, pihaknya sebenarnya ingin mendorong pengelolaan sagu ini mulai dari hulu hingga hilir. Dengan begitu nanti diharapkan ada konektivitas antara pengusaha dengan investor. 

“Jadi kami akan ambil dari pengusaha lokal dan mencari investor. Jadi peran kami lebih kepada penghubung antara pengusaha lokal dengan investor, nanti dinas terkait yang menyiapkan pengusaha lokalnya,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, Karel Yarangga mengaku telah menyampaikan sejumlah informasi terkait rencana pengelolaan sagu kedepan dalam pertemuan tersebut. 

“Kalau data yang dirilis secara nasional sagu ini dari 5,6 juta hektar itu 5,2 juta hektar ada di Papua dan Papua Barat. Ini yang belum kita kelola secara baik,” tuturnya. 

Lanjutnya, ada dua daerah yang nantinya menjadi fokus pengembangan sagu, yakni Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Alasannya karena potensi sagu di dua daerah ini cukup besar dan lebih mudah untuk dikelola. 

“Pohon sagu ini sudah ada, hanya tinggal dieksploitasi atau kelola dengan konsep yang tepat secara berkelanjutan baik untuk tujuan food estate maupun ekspor,” pungkasnya. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *