Pemkab Puncak Siapkan Ruangan Khusus Tempat Isolasi Pasien OTG

BERITA UTAMA662 Dilihat

ILAGA-NUSANTARAPOST.ID-Pemerintah Kabupaten Puncak menyiapkan tempat isolasi bagi pasien yang terpapar covid-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala(OTG), di bangunan baru RSUD Kabupaten Puncak yang berlokasi di kampung Kago, Ilaga, kabupaten Puncak.

Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M,Si, beberapa waktu lalu memantau langsung kesiapan lokasi tersebut. Lokasi ini memang dalam tahap finising, namun selama ini belum dimanfaatkan, sehingga selama seminggu ini tim Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Puncak, serta staf Dinas Kesehatan, diback up TNI/Polri, dan warga setempat, melakukan pembersihan di lokasi tersebut.

‘’Saya harus memastikan Kami di Kabupaten Puncak harus memiliki lokasi sendiri, sebagai tempat isolasi bagi pasien covid gejala ringan, fasilitas harus siap seperti listrik dan air, serta kesiapan fasilitas, tempat tidur, dan segala fasilitas untuk tempat isolasi bagi pasien covid harus benar-benar siap,”ujarnya.

Bupati Puncak mengatakan lokasi bangunan RSUD baru ini, menjadi tempat isolasi bagi pasien dengan gejala ringan, mereka bisa tinggal di bangunan yang sudah disiapkan selama jangka waktu yang ditentukan oleh perawat, sehingga mereka tidak bergabung dengan keluarganya, sebab berdasarkan informasi yang diterima dari petugas medis, jika mereka yang dinyatakan reaktif, lalu dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, ternyata banyak yang malah kembali beraktivitas dengan kerabatnya, padahal belum benar-benar sembuh, apalagi seperti diketahui, daerah Kabupaten Puncak, memiliki cuaca yang sangat dingin, menyebabkan covid dengan cepat menyebar.

 “Jadi warga yang tinggal di gedung baru RSUD nantinya pasien OTG atau pasien dengan gejala ringan aja, namun tetap dipantau, sementara mereka yang terjangkit covid tergolong berat, kita siapkan tempat khusus di Puskemas Ilaga atau jika parah sekali, kita bisa rujuk ke Timika,”ungkapnya. 

Bupati menjelaskan lokasi bangunan RSUD baru ini, sudah dirancang khusus untuk wilayah dingin seperti Kabupaten Puncak, sehingga pasien yang dirawat di RSUD ini, akan merasa hangat, apalagi lokasi ini memiliki pemandangan yang indah, pasien bisa cepat sembuh.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Dinas kesehatan Kabupaten Puncak, diketahui bahwa pasien yang reaktif sejak juli lalu sebanyak 88 orang, yang sembuh sebanyak 53 orang, yang masih dalam pemantauan sebanyak 19 orang, 1 pasien dalam perawatan, dan dinyatakan meninggal dunia sebanyak 3 orang.(Diskominfo Puncak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *