Ricuh Pemilihan Kepala Kampung di Paniai, Satu Orang Tewas

BERITA UTAMA758 Dilihat

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Kepolisian Resor Paniai tangani kasus keributan yang terjadi di Kantor Bupati Kabupaten Paniai pada saat pendistribusian Logistik Pemilihan Kepala Kampung di Kabupaten Paniai, Selasa kemarin, pukul 08.00 WIT.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri menjelaskan, kericuhan berawal pada saat jalannya rapat Bamus, namun salah satu pihak merasa tidak puas sehingga terjadi pengrusakan Kantor Bupati Kabupaten Paniai sambil melakukan penyerangan dengan melempar batu kearah anggota yang melaksanakan pengamanan.

“Anggota yang melakukan pengamanan di dalam meminta bantuan dari Polres Paniai untuk upaya melerai kericuhan. Pada saat bantuan datang dari Polres Paniai, sudah terjadi keributan yang mana massa melakukan pengrusakan di kantor Bupati Paniai. Anggota pun melakukan tindakan untuk membubarkan massa dengan menggunakan gas air mata dan tembakan peluru karet,” ujar Kapolda.

Setelah massa berhasil keluar dari halaman kantor Bupati, anggota mendapat informasi bahwa ada 2 orang masyarakat yang terluka selanjutnya di evakuasi ke RSUD Paniai.

“Setelah dibawa ke RSUD Madi, salah satu warga Donatus Nawipa meninggal dunia akibat luka robek pada bagian perut,” katanya.

Tidak hanya itu, massa juga melakukan pengrusakan rumah Bupati dan melakukan penganiayaan terhadap 2 personil Polres Paniai yang melakukan pengamanan di kediaman Bupati Paniai.

“Namun Bripda Roi sempat menyelamatkan diri sedangkan Briptu Pimlipki mendapat penganiayaan oleh massa sehingga mengalami luka akibat terkena benda tajam pada kaki kanan (luka robek) dan saat ini dalam penanganan medis,” tambahnya.

Saat ini personel Polres Panai masih melakukan pengamanan Kantor Bupati dan melakukan patroli di wilayah hukum Polres Panai untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kapolres Panai sudah mengambil langkah-langkah penanganan dan berusaha untuk melakukan negosiasi dengan para kepala kampung menengkan massa di tiap-tiap kampung agar tidak melakukan aksi anarkis,” tutup Kapolda. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *