Gakeslab Papua Gelar Pelatihan Distribusi Alat Kesehatan

BERITA UTAMA566 Dilihat

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Untuk menghindari kerusakan dan kontaminasi Alkes, Gakeslab Papua menggelar pelatihan cara distribusi alat kesehatan yang baik (CDAKB) bagi penanggung jawab teknis (PJT) distributor alat kesehatan di Jayapura, Kamis (9/11/2023). 

Kegiatan dibuka oleh Kadis Kesehatan Papua yang diwakili Kepala Balai Labkesda Papua Selly Ajawaila bersama Ketua Umum Gakeslab Papua, Denny Bonai dan Helsy Pahlemy selaku ketua tim kerja pengawasan dan sertifikasi sarana distribusi alat kesehatan kementerian kesehatan RI (Kemenkes).

Selly mengatakan, alat kesehatan seringkali bersifat sensitif dan memerlukan penanganan yang benar agar tetap berfungsi baik. Karena itu, pelatihan bagi petugas distribusi mengenai cara penanganan yang tepat adalah langkah penting.

“Hal ini untuk mencegah kerusakan dan memastikan alkes dalam kondisi yang baik saat tiba di tempat tujuan. Selain itu, tempat penyimpanan yang sesuai dengan persyaratan alkes juga harus diperhatikan agar terhindar dari kerusakan dan kontaminasi,” katanya. 

Ia menegaskan, Papua yang memiliki luasan daerah dan geografis yang unik, membutuhkan keseriusan dalam penanganan distribusi alkes. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi Gakeslab Papua yang sudah menggelar pelatihan ini.

“Pelatihan ini akan sangat membantu mencapai tujuan distribusi alkes yang baik. Hal ini tentu berdampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” ucap ia. 

Sementara itu, Hesly Pahlemy mengharapkan PJT bisa menjadi tenaga yang profesional. Kapasitas PJT ditingkatkan agar mereka menjadi motor penggerak di perusahaannya agar mampu memahami regulasi. 

“Misalnya menangkal alkes palsu atau ilegal masuk ke wilayah Papua. Mereka harus aware terhadap regulasi yang berlaku saat ini apa,” katanya.

Lanjut dia, pihaknya ingin PJT membantu manajemen untuk taat aturan yg berlaku dan melakukan pekerjaan sesuai standar. Sebab semua standar harus diterapkan mulai pembelian, penerimaan, penyimpanan sampai pemusnahan.

“Alkes ini tidak seperti komoditi yang lain, bahkan pemusnahannya harus tercatat dan disaksikan dinkes. Ini bagian dari pengawasan juga,” ujar dia.

Sedangkan Nixon Ayomi, Sekretaris Gakeslab Papua mengatakan, untuk mendistribusikan alkes yang baik dan benar setiap PJT harus dilatih dengan baik.

‘’kami dari gakeslab papua merasa ini sangat penting untuk melaksanakan pelatihan untuk PJT, hari ini ada sekitar 30 perusahaan yang mengikuti kegiatan ini selama dua hari, dengan narasumber dari kementerian kesehatan dan Gakeslab pusat. Kata Nixon. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *