Kebun Buah di Kampung Puay Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Hijau Masyarakat Adat Papua

SENTANI-NUSANTARAPOST.ID-Di Kampung Puay, Kabupaten Jayapura, hamparan kebun seluas dua hektare kini menjadi simbol perubahan besar bagi masyarakat adat. Di atas lahan yang sebelumnya tidak produktif itu, berbagai jenis bibit buah kini tumbuh subur—menandai langkah baru menuju kemandirian pangan dan ekonomi hijau masyarakat adat Papua.

Transformasi ini berawal dari program bantuan bibit buah-buahan yang digulirkan Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Bagi masyarakat adat, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan pertanian, melainkan pemantik semangat untuk bangkit dan mengelola tanah warisan leluhur secara berkelanjutan.

Ondofolo Kampung Puay, yang juga Ketua Barisan Merah Putih Kabupaten Jayapura, Yakob Fiobetauw, mengatakan bahwa program ini telah memberi harapan baru bagi masyarakat.

“Bantuan bibit buah-buahan yang kami terima telah kami tanam di kebun seluas dua hektare. Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi jangka panjang untuk masa depan anak cucu kami,” ujarnya di Sentani, Kamis (13/11/2025).

Yakob menjelaskan, masyarakat kini mulai memahami pentingnya mengelola tanah adat secara produktif dan berkelanjutan.

“Dulu banyak lahan tidur, tapi sekarang kami sudah mulai bergerak. Kami belajar mengolah kebun, menanam, dan memelihara pohon buah yang nanti bisa memberi hasil untuk keluarga dan kampung,” katanya.

Menurutnya, perubahan ini tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga pada pola pikir masyarakat adat. Warga kini lebih kompak dan percaya diri mengembangkan potensi alam mereka sendiri tanpa harus selalu menunggu bantuan.

“Bantuan ini membuka mata kami bahwa tanah ini bisa jadi sumber kehidupan kalau kita kelola dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Yakob berharap agar pemerintah terus mendukung inisiatif masyarakat adat dalam bidang pertanian produktif. “Kalau setiap kampung punya kebun yang dikelola bersama, saya yakin Papua akan semakin maju,” ujarnya.

Diketahui, saat ini Pemerintah Pusat tengah gencar menyalurkan bantuan sosial dan pertanian kepada masyarakat adat di Papua.

Program ini diharapkan menjadi pondasi bagi tumbuhnya ekonomi hijau dan kemandirian masyarakat adat, agar mereka dapat mengelola potensi alam dengan bijak, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi generasi mendatang. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *