Konsolidasi Program Kadin Papua Melalui Rapimprov: Siap Kawal Investasi Daerah

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua sukses menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) yang berfokus pada penguatan kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam upaya mengoptimalkan potensi ekonomi dan mendorong investasi di Tanah Papua. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyinkronkan program kerja Kadin dari tingkat pusat hingga daerah.

Ketua Steering Committee (SC), Nixon Ayomi, menegaskan bahwa Rapimprov ini merupakan ajang konsolidasi yang penting untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi lokal dan global.

Mendorong Keterlibatan UMKM dan Pelaku Usaha Lokal

“Tujuan utama Rapimprov adalah memastikan seluruh program Kadin benar-benar inklusif dan berkelanjutan,” ujar Nixon Ayomi. “Kami ingin hasil dari Rapimprov ini menjadi referensi kebijakan bagi Pemerintah Provinsi Papua, terutama dalam hal peningkatan investasi yang berpihak pada UMKM serta pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP),” tambahnya.

Ayomi menekankan pentingnya Kadin menjadi jembatan yang efektif untuk menarik investasi yang ramah lingkungan dan sejalan dengan pembangunan ekonomi hijau dan digital di Papua.

Kesiapan Teknis dan Kehadiran Pengusaha Muda

Di sisi teknis pelaksanaan, Ketua Organizing Committee (OC), Hendrik Abidondifu, menyampaikan bahwa acara berjalan lancar dengan dihadiri oleh perwakilan Kadin dari berbagai Kabupaten/Kota serta asosiasi usaha di Papua.

“Partisipasi yang tinggi ini menunjukkan semangat kolaborasi di kalangan pengusaha Papua. Kami memastikan forum ini tidak hanya menjadi wadah evaluasi, tetapi juga tempat lahirnya ide-ide inovatif dari generasi pengusaha muda Papua,” jelas Hendrik.

Sementara itu, Sekretaris Organizing Committee (OC), Franky Kumambow, menyoroti pentingnya hasil Rapimprov ini sebagai bekal Kadin untuk mengawal program-program pembangunan.

“Seluruh rekomendasi dan peta jalan yang dihasilkan dari Rapimprov akan segera kami sampaikan dan sinergikan dengan pihak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota,” kata Franky.

“Ini adalah komitmen Kadin untuk menjadi mitra sejati pemerintah dalam menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berdaya saing di Bumi Cenderawasih.” Tambahnya.

Rapimprov Kadin Papua diharapkan mampu menghasilkan Peta Jalan Ekonomi Daerah yang kuat, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Papua menuju visi Indonesia Emas 2045. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed