JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Kepolisian Daerah Papua memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus pembunuhan seorang guru yang terjadi di Distrik Holuwon, Kabupaten Yahukimo.
Pelaku berinisial EB kini telah diserahkan oleh warga kepada aparat kepolisian dan sedang menjalani proses hukum di Polres Yahukimo.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa penyerahan pelaku dilakukan pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIT. Langkah ini berhasil dilakukan setelah melalui upaya persuasif yang melibatkan aparat kampung, distrik, unsur Pemerintah Daerah, anggota DPR, serta dukungan penuh masyarakat setempat.
“Polda Papua memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Distrik Holuwon yang telah berperan aktif membantu kepolisian sehingga pelaku bersedia menyerahkan diri. Ini merupakan bentuk kesadaran hukum masyarakat dan wujud nyata sinergi antara Polri dan warga,” ujar Kombes Pol Cahyo.
Peristiwa pembunuhan tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 10 Oktober 2025, sekitar pukul 11.09 WIT di Distrik Holuwon. Setelah Satreskrim Polres Yahukimo melakukan penyelidikan intensif, pelaku akhirnya berhasil diamankan melalui penyerahan langsung dari pihak masyarakat.
Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa setelah diterima oleh penyidik, pelaku EB langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Dekai. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa yang bersangkutan dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani.
Saat ini, EB berada di ruang Satreskrim Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penyidik tengah melengkapi administrasi penyidikan guna memastikan proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kombes Pol Cahyo Sukarnito menegaskan komitmen Polda Papua untuk menuntaskan setiap perkara pidana secara bertanggung jawab. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya penegakan hukum demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan serta mewujudkan keadilan,” tutupnya. (Redaksi)













