Bupati Didimus Yahuli: Ada Indikasi Pihak Tertentu Ingin Gagalkan Program Unggulan Yahukimo

DEKAI-NUSANTARAPOST.ID-Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, terus memperkuat langkah konsolidasi guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Dalam wawancara pada Sabtu, 21 Februari 2026, Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menyampaikan bahwa stabilitas daerah menjadi fondasi utama keberlanjutan pembangunan, khususnya program unggulan “Yahukimo Sehat, Cerdas, dan Mandiri”.

Bupati mengungkapkan rasa syukurnya setelah pertemuan bersama seluruh elemen masyarakat, kepala suku, tokoh masyarakat, tokoh gereja, gembala jemaat, tokoh perempuan, tokoh pemuda hingga KNPI yang menghasilkan kesamaan persepsi tentang pentingnya menjaga keamanan daerah.

“Puji Tuhan, kami sudah rapat dan menyamakan visi-misi persepsi tentang keamanan di Kabupaten Yahukimo,” ujarnya.

Konsolidasi itu dilanjutkan dengan rapat Forkopimda Plus, yang tidak hanya melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, tetapi juga satuan tugas TNI-Polri seperti Satgas Damai Cartenz, Satgas Rajawali, dan unsur pengamanan lainnya di Yahukimo.

Dalam forum tersebut, Bupati secara tegas mengingatkan agar tidak ada ego sektoral dalam pelaksanaan tugas keamanan.

“Saya hanya meminta supaya antara TNI dan Polri tidak boleh jaga ego sektoral, tetapi harus berkolaborasi. Intinya bagaimana Yahukimo aman,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa Kapolres berperan sebagai pengendali atau dirijen dalam mengorkestrasi seluruh kekuatan keamanan agar TNI dan Polri dapat bersinergi secara optimal.

Terkait sejumlah insiden yang terjadi, seperti pembakaran ruko, pembakaran sekolah, hingga penembakan mobil tangki, Bupati menyampaikan bahwa para pelaku telah ditangkap dan kini menjalani proses hukum.

Menurutnya, penegakan hukum yang tegas dan adil menjadi kunci untuk menciptakan efek jera serta memutus mata rantai gangguan keamanan.

“Semua sudah ditangkap dan dalam proses hukum. Hanya proses hukum yang bisa membuat orang mendapat efek jera,” katanya.

Indikasi Pihak yang Tak Ingin Yahukimo Bangkit

Lebih jauh, Bupati mengungkapkan adanya indikasi bahwa dinamika keamanan yang terjadi tidak sepenuhnya dapat dikaitkan dengan satu kelompok tertentu. Ia menyoroti adanya dugaan pihak-pihak yang secara sengaja tidak menghendaki Yahukimo dalam keadaan damai.

“Ada indikasi lain… ada orang yang sengaja Yahukimo tidak damai, Yahukimo tidak aman,” ungkapnya.

Ia bahkan menyebut adanya kemungkinan upaya untuk meredupkan atau menggagalkan program prioritas daerah, yakni “Yahukimo Sehat, Yahukimo Cerdas, dan Yahukimo Mandiri”. Program-program tersebut, menurutnya, merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, serta kemandirian ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap mendukung agenda pembangunan.

Respons Cepat Atasi Kekhawatiran Tenaga Kesehatan

Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah, Bupati bersama unsur Forkopimda juga turun langsung pada hari sebelumnya untuk merespons kekhawatiran tenaga kesehatan yang sempat ragu memberikan pelayanan akibat situasi keamanan.

Kedatangan Bupati dan Forkopimda tersebut bertujuan memberikan jaminan moril dan memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun.

Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap berjalan. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan memastikan pengamanan diperkuat agar para tenaga kesehatan dapat bekerja dengan tenang dan profesional.

Langkah ini sekaligus menjadi pesan bahwa program “Yahukimo Sehat” tidak boleh terganggu oleh situasi apa pun, karena menyangkut keselamatan dan hak hidup masyarakat.

Menutup keterangannya, Bupati Didimus Yahuli menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan seluruh masyarakat Yahukimo.

“Semua ini sudah didiskusikan dan kami serahkan sepenuhnya, pertama kepada Tuhan, yang kedua kepada seluruh masyarakat Kabupaten. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed