NABIRE-NUSANTARAPOST.ID-Pemandangan berbeda terlihat dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pagi ini. Di tengah deretan peserta yang tegak berdiri, sosok Deki Degei seorang siswa berkebutuhan khusus, mencuri perhatian seluruh hadirin. Sabtu, 2 Mei 2026.
Dengan penuh percaya diri, ia menjalankan tugas mulia sebagai Pemimpin Upacara.Langkah kaki Deki mungkin tak sama dengan siswa lainnya, namun tegap tubuh dan lantang suaranya saat memberikan komando membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berdiri di depan.
Dalam wawancaranya ia menceritakan Persiapan ini tidak datang dalam semalam. Selama 4 hari minggu terakhir ia berlatih intensif di bawah bimbingan guru pembinanya.
” Ini baru pertama kali saya pimpin upacara dihadapan Bapak gubernur, saya sangat senang sekali,” jelasnya.
Dengan kesempatan yang ia dapat , siswa yang baru mengenyam bangku sekolah kelas 10 ini, ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi halangan , melainkan setiap anak bisa memiliki kesempatan yang sama untuk memipin.
” Saya juga ingin berterima kasih kepada bapak gubernur yang sudah kasih saya kaki palsu untuk mendukung aktivitas,” ungkapnya.
Dalam hal ini , Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, bersama Wakil Gubernur, Dinas Geley, terus berkomitmen memajukan SDM termasuk di bidang pendidikan, beragam dukungan terus mengalir, mulai dari Pendidikan gratis, sekolah berpola asrama , hingga pembangunan gedung sekolah, dengan langkah-langkah konkret ini, diharapkan pendidikan di Papua Tengah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkeadilan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (Redaksi)













