PUNCAK-NUSANTARAPOST.ID-Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Tengah, personel Satgas Tindak bersama Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli taktis gabungan di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis (07/05/2026).
Patroli yang berlangsung dari malam hingga siang hari tersebut dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan, dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga tidak hanya bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga membangun rasa aman, nyaman, dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya insiden menonjol. Personel juga aktif menyapa masyarakat serta memberikan imbauan kamtibmas secara persuasif dan humanis.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian utama dalam setiap pelaksanaan tugas di Papua Tengah.
“Keamanan yang berkelanjutan harus dibangun melalui kehadiran yang humanis, dialogis, dan penuh kepedulian kepada masyarakat. Kehadiran aparat bukan semata menjaga situasi tetap aman, tetapi juga memastikan masyarakat merasa terlindungi dan tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami ingin masyarakat Papua merasakan bahwa negara hadir untuk memberikan rasa aman dan menjaga kedamaian bersama,” ujar Kaops Damai Cartenz 2026.
Ia juga menambahkan bahwa patroli rutin akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan serta memperkuat hubungan baik antara aparat dan masyarakat.
“Pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik akan selalu kami kedepankan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis situasi kamtibmas di Papua Tengah dapat terus terjaga secara aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menyampaikan bahwa patroli rutin akan terus dilakukan secara profesional dan humanis sebagai bentuk komitmen menjaga Papua tetap damai.
“Kami ingin menunjukkan bahwa aparat hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Setiap kegiatan patroli dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta membangun rasa saling percaya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan ketenangan dan mencegah terjadinya gangguan keamanan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah persatuan.
“Mari kita jaga Papua tetap damai dengan memperkuat persaudaraan, komunikasi, dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan,” tutupnya.
Kegiatan patroli ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif sekaligus mempererat hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat di Papua Tengah. (Redaksi)







