SINAK-NUSANTARAPOST.ID-Kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di tengah masyarakat Distrik Sinak, Papua Pegunungan, kembali terlihat melalui patroli jalan kaki yang dilaksanakan pada Minggu (24/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya aparat dalam membangun komunikasi yang baik sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah tersebut.
Berbeda dari patroli pada umumnya, personel Satgas Ops Damai Cartenz-2026 tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga menyempatkan diri berbincang santai dan menyapa masyarakat yang ditemui sepanjang perjalanan patroli.
Suasana hangat dan penuh keakraban tampak saat aparat berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan berbagai cerita masyarakat mengenai aktivitas sehari-hari hingga kondisi keamanan di lingkungan mereka. Kehadiran aparat dengan pendekatan humanis tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat Sinak.
Masyarakat menilai pola pendekatan dialogis yang dilakukan personel Satgas Ops Damai Cartenz-2026 mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan warga.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K, M.Hum., mengatakan bahwa patroli humanis menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua dengan mengedepankan komunikasi dan kedekatan bersama masyarakat.
“Personel hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan persuasif akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran aparat sehingga tercipta sinergi bersama dalam menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif,” katanya.
Melalui kegiatan patroli humanis tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 berharap hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendukung terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera. (Redaksi)












