PUNCAK-NUSANTARAPOST.ID-Kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di tengah aktivitas masyarakat kembali terlihat melalui patroli dialogis yang dilaksanakan di Pasar Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis yang terus dilakukan untuk membangun rasa aman sekaligus memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Patroli tidak hanya difokuskan pada pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga diisi dengan dialog langsung bersama para pedagang, pembeli, dan warga yang sedang beraktivitas. Personel Satgas menyapa masyarakat, mendengarkan berbagai aspirasi, serta memberikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Bagi masyarakat Sinak, kehadiran petugas di tengah keramaian pasar memberikan dampak positif terhadap aktivitas sehari-hari. Rasa aman yang tercipta membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih tenang, sementara masyarakat tidak ragu untuk datang berbelanja sehingga roda perekonomian lokal tetap bergerak.
Salah seorang pedagang Pasar Sinak, Yohanes Wenda, mengaku kehadiran personel Satgas memberikan rasa nyaman selama menjalankan usahanya.
“Kami merasa lebih tenang ketika bapak-bapak polisi datang ke pasar. Pembeli juga tidak ragu datang karena situasi aman. Kalau kondisi seperti ini terus terjaga, kami bisa berjualan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa menjaga keamanan di pusat-pusat aktivitas masyarakat merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk menciptakan stabilitas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Keamanan menjadi faktor utama agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan baik. Melalui patroli dialogis dan pendekatan humanis, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas serta merasakan langsung kehadiran negara dalam memberikan perlindungan,” ujar Kaops.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif sekaligus memperkuat sinergi antara petugas dan masyarakat.
“Hubungan yang baik antara petugas dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai informasi maupun potensi gangguan dapat diantisipasi lebih awal sehingga masyarakat dapat terus beraktivitas dengan aman dan nyaman,”* kata Wakaops.
Melalui patroli dialogis yang rutin dilaksanakan, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, kehadiran personel di ruang-ruang publik juga diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya Polri dalam mewujudkan Papua yang aman dan damai. (Redaksi)









