BANGKIT Papua Tengah: Sinergi Perlindungan Sosial dan Pembangunan SDM OAP

NABIRE-NUSANTARAPOST.ID-Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Program BANGKIT Papua Tengah sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan sosial sekaligus mempercepat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Orang Asli Papua (OAP). Program yang berjalan atas kolaborasi bersama Kemitraan Australia–Indonesia (SKALA) ini diawali di empat kabupaten sebagai proyek percontohan (pilot project), sebelum nantinya diperluas ke delapan kabupaten di Papua Tengah.

Peluncuran program ditandai secara simbolis melalui penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, penyerahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sosialisasi petunjuk teknis operasional, serta penyusunan rencana tindak lanjut program.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, menyampaikan bahwa Program BANGKIT menjadi momentum krusial dimulainya pembangunan terpadu yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup keluarga dan anak-anak OAP.

“Program BANGKIT Papua Tengah menjadi langkah awal memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kualitas SDM masyarakat Papua Tengah secara terintegrasi,” ujar Eliezer.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor—termasuk dukungan dari SKALA—menjadi kunci utama agar skema perlindungan sosial berjalan tepat sasaran. Selain itu, penyerahan data DTKS akan dijadikan basis acuan penetapan penerima manfaat agar penyaluran program lebih akurat dan efektif.

Sementara itu, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi yang solid.

“Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga Orang Asli Papua,” tegas Meki.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap kerja sama dengan SKALA, pemerintah kabupaten, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua Tengah. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed