JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Mantan Ketua OPM Puncak Jaya yang juga mantan ajudan Goliat Tabuni, Kotoran Tabuni, menegaskan penolakannya terhadap rencana aksi demonstrasi yang akan digelar KNPB pada 3 Agustus mendatang. Ia mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya warga Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, untuk tidak terlibat dalam aksi tersebut demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurut Kotoran Tabuni, masyarakat tidak boleh mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Ia menilai Papua saat ini membutuhkan situasi yang damai agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan pembangunan dapat terus berjalan.
Dalam penyampaiannya, ia secara khusus mengimbau mahasiswa dan masyarakat asal wilayah pegunungan seperti Lanny Jaya, Tolikara, Puncak Jaya, Nduga, Paniai, serta daerah lainnya yang berada di Jayapura agar tidak ikut dalam aksi demonstrasi KNPB.
“Saya mengajak adik-adik semua untuk tidak mengikuti demonstrasi. Jangan membuat keadaan menjadi panas. Papua membutuhkan situasi yang aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas seperti biasa,” ujarnya di Sentani, Senin (27/7/2026).
Kotoran Tabuni menegaskan bahwa setiap persoalan harus diselesaikan melalui komunikasi dan dialog, bukan melalui aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak dan berharap seluruh masyarakat menghormati ajakan tersebut.
Ia juga meminta masyarakat Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura tetap menjalankan aktivitas seperti biasa serta tidak terpengaruh oleh provokasi yang dapat memecah persatuan.
“Jangan ada lagi yang ikut-ikutan melakukan aksi yang dapat memperkeruh keadaan. Mari kita jaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif demi kepentingan seluruh masyarakat,” tegasnya.
Kotoran Tabuni berharap seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga persatuan dan stabilitas keamanan sehingga situasi kamtibmas di Papua tetap kondusif menjelang 3 Agustus. (Redaksi)








