PUNCAK JAYA-NUSANTARAPOST.ID-Langkah kaki para personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyusuri Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, membawa angin segar bagi kondusivitas wilayah setempat pada Selasa (4/8/2026). Mengusung konsep patroli jalan kaki yang berpadu dengan aksi sosial, aparat kepolisian tidak hanya fokus mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga hadir menyentuh sisi humanis warga Papua.
Suasana hangat terpancar saat para personel melebur dalam aktivitas keseharian warga. Senyum ceria anak-anak menyambut bagikan gula-gula dari petugas, sementara obrolan santai mengalir tanpa sekat di sela-sela momen membantu warga memanen hasil kebun. Pendekatan yang menyatu dengan tatanan lokal ini membuktikan keberadaan aparat kepolisian sebagai mitra dan pelindung yang inklusif bagi masyarakat.
Kehadiran personel Satgas di tengah pemukiman ini mendulang apresiasi dari warga setempat. Mama Samuel, salah satu tokoh perempuan Distrik Muara, menuturkan rasa bahagianya atas pola interaksi yang ditunjukkan aparat keamanan.
“Kami senang karena bapak-bapak polisi datang menyapa kami, bermain dengan anak-anak, memberi gula-gula, bahkan ikut membantu memanen hasil kebun. Kehadiran mereka membuat kami merasa dekat dan tidak sungkan untuk berkomunikasi. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena masyarakat merasa diperhatikan,” ungkap Mama Samuel.
Konsep pengamanan berbasis humanis ini ditegaskan langsung oleh Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. Menurutnya, pondasi kedamaian di Papua harus dibangun di atas rasa saling percaya antara masyarakat dan aparat kepolisian.
“Kami meyakini bahwa keamanan yang berkelanjutan dapat terwujud apabila dibangun melalui kedekatan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel kami dorong untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung,” tegas Kaops Damai Cartenz.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa rangkaian patroli dialogis ini akan konsisten digencarkan di berbagai wilayah operasi sebagai bagian dari strategi preventif.
“Patroli humanis merupakan sarana untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendengar secara langsung aspirasi warga. Sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi modal utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Papua,” ujar Wakaops.
Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan di Distrik Muara terpantau aman dan kondusif, di mana roda kehidupan serta aktivitas perekonomian masyarakat berlangsung normal. Komitmen berkelanjutan dari Satgas Ops Damai Cartenz-2026 ini diharapkan semakin mengokohkan kemitraan strategis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat Papua demi mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan. (Redaksi)













