NABIRE-NUSANTARAPOST.ID-Penyampaian aspirasi oleh kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada 15 Agustus berlangsung aman, damai, dan kondusif. Memulai pergerakan dari titik kumpul di Wadio sejak pukul 06.00 WIT, massa aksi bergerak secara tertib menuju tujuan akhir di Kantor DPR Papua Tengah.
Sepanjang aksi hingga berakhir pada pukul 15.30 WIT, aparat keamanan gabungan TNI dan Polri menerjunkan 709 personel. Pengamanan dilakukan melalui pendekatan yang humanis, terukur, serta dibarengi koordinasi intensif bersama para koordinator lapangan demi memastikan ruang demokrasi tetap terjaga dengan aman.
Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, menyampaikan bahwa dinamika lapangan seperti proses negosiasi berjalan secara wajar dan konstruktif. Berbagai aspirasi yang disuarakan—mulai dari isu militerisme hingga New Agreement—berhasil disampaikan secara langsung kepada perwakilan DPR Papua Tengah sebelum massa membubarkan diri secara tertib.
Keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah ini menjadi wujud nyata sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Rangkaian penyampaian aspirasi tersebut membuktikan bahwa ruang kebebasan berpendapat di Papua Tengah dapat terus berjalan secara harmonis, humanis, dan demokratis. (Redaksi)







