JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Papua menyerahkan paket bantuan logistik skala besar bagi warga terdampak musibah kebakaran di kawasan Kampung Nelayan, Dok V Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada Minggu (6/9/2026). Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Matius D Fakhiri (MDF), yang hadir bersama rombongan pengurus tingkat provinsi maupun Kota Jayapura.
Kedatangan pengurus partai ke lokasi pengungsian bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi para korban pascabencana kebakaran hebat yang melanda pemukiman tersebut pada 31 Agustus 2026 lalu. Memasuki hari keenam pasca-kejadian, warga setempat masih bertahan di tenda-tenda pengungsian darurat.
Matius D Fakhiri menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian partai sekaligus amanah langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kehadiran jajaran pengurus diharapkan dapat memberikan dukungan moral serta meringankan beban yang dihadapi warga selama masa tanggap darurat.
Rincian Bantuan Logistik yang Disalurkan
Guna memenuhi kebutuhan mendasar pengungsi selama di posko pertolongan, Partai Golkar menyalurkan berbagai jenis bantuan kebutuhan harian yang terbagi ke dalam beberapa kategori:
Perlengkapan Tidur & Sanitasi: 400 unit kasur, 300 buah bantal, 300 buah guling, 300 lembar selimut, 100 pak tisu, 2 karton perlengkapan mandi, serta 1 karton sandal dan sepatu beragam ukuran.
Pakaian & Perlengkapan Bayi: 10 karton pakaian layak pakai untuk dewasa, serta 5 karton pakaian bayi yang dilengkapi perlengkapan popok.
Pangan Darurat: 280 sak beras kemasan 10 kilogram, 480 karton mie instan, 80 rak telur ayam, 30 karton air mineral kemasan, dan 10 karton biskuit.
Pendampingan Warga dan Pemetaan Kebutuhan Lanjutan
Agar distribusi bantuan berjalan tepat sasaran, Fakhiri menugaskan secara khusus para kader Partai Golkar yang menduduki kursi DPRD Kota Jayapura maupun DPRD Provinsi Papua untuk bersiap di lokasi. Para wakil rakyat tersebut diminta mengawal pengelolaan bantuan serta mendampingi warga pengungsi secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil dialog langsung dan peninjauan ke sejumlah tenda pengungsian, Fakhiri mencatat masih terdapat beberapa kebutuhan mendesak lain yang dikeluhkan oleh para korban, seperti pasokan air bersih yang memadai, kipas angin untuk kenyamanan di dalam tenda, serta sarana penunjang fasilitas umum lainnya. Masukan tersebut akan dijadikan catatan prioritas untuk penanganan bantuan tahap selanjutnya. (Redaksi)









