JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 bersama jajaran Polres Jayawijaya mengusut tuntas aksi penembakan brutal yang menimpa rombongan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Insiden yang terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan tersebut mengakibatkan tiga orang pegawai tewas.
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., membenarkan adanya peristiwa mencekam yang menyasar rombongan aparatur sipil negara yang sedang menjalankan tugas pelayanan publik tersebut.
Berdasarkan hasil pengumpulan data dan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal:
1. Pendistribusian Bantuan Pangan
Rombongan pegawai dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang berjumlah 11 orang berangkat menuju Distrik Muliama. Kedatangan mereka bertujuan untuk menjalankan tugas kedinasan mendistribusikan bahan pangan serta bantuan pertanian kepada warga setempat.
2. Penghadangan dan Pencegatan
Usai menyelesaikan tugas dan hendak kembali ke Kota Wamena, rombongan kendaraan mendadak dicegat oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang membawa senjata api. Kelompok tersebut diduga kuat merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah pegunungan.
3. Penembakan Korban
Para pelaku melepaskan tembakan ke arah rombongan. Sebanyak delapan orang anggota rombongan dibiarkan melarikan diri, sementara tiga orang pegawai diserang dan ditembak di lokasi kejadian. Dua orang dilaporkan tewas seketika di TKP, sedangkan satu korban lainnya sempat dalam kondisi kritis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir. Salah satu korban tewas diketahui berstatus sebagai dokter hewan dinas setempat.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa personel gabungan TNI-Polri langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan untuk mengamankan area dan mengevakuasi para korban.
“Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya bergerak cepat mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi korban, mengumpulkan barang bukti, serta mengidentifikasi kelompok pelaku penembakan tersebut,” tegas Kombes Pol. Yusuf Sutejo.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Yusuf menambahkan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara terukur dan profesional. Saat ini, tim gabungan tengah mengerahkan personel untuk mengejar dan mengepung ruang gerak kelompok penembak agar situasi keamanan di Jayawijaya dapat segera kembali terkendali.
Aparat mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya untuk tetap tenang, mempercayakan penanganan perkara penuh kepada kepolisian, serta melapor jika melihat atau mengetahui pergerakan pihak-pihak yang mencurigakan. (Redaksi)







