Sekda Yahukimo Buka Kongres III dan Kongres Umum ke-IX KPMY, Pesankan Mahasiswa Agar Kritis dan Santun

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Yahukimo, Redison Manurung, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Kongres III dan Kongres Umum ke-IX Komunitas Pelajar Mahasiswa Yahukimo (KPMY). Di hadapan ratusan peserta yang hadir, Sekda menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga etika, kedisiplinan, serta membangun sinergi yang konstruktif antara mahasiswa dan pemerintah daerah.  

Dalam arahannya, Sekda Redison Manurung mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki peran moral yang sangat penting sebagai bagian dari masyarakat Yahukimo. Ia menekankan agar para pelajar dan mahasiswa senantiasa menempatkan diri dengan bijak, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta senantiasa menghormati pimpinan dan lembaga pemerintahan.  

“Sebagai mahasiswa harus disiplin, itu penting. Sebagai mahasiswa harus tertib, artinya jangan pernah melawan pemerintah, karena pemerintah itu adalah bapak sendiri dan di dalamnya ada adik-adik serta anak-anak sekalian yang merupakan masyarakat,” ujar Redison.  

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terdiri dari unsur masyarakat, wilayah, dan penduduk yang saling berkesinambungan. Oleh karena itu, hubungan antara mahasiswa dan pemerintah harus berjalan harmonis layaknya orang tua dan anak, di mana kritik yang disampaikan harus bersifat membangun, dilandasi pemikiran positif, serta berorientasi pada solusi.  

“Kritik pemerintah dengan baik, dengan positif berpikir, dengan disiplin, jangan asal-asalan. Mahasiswa itu mahal; tahu atau tidak tahu, harus diolah bersama dengan baik,” tegasnya.  

Di sela-sela arahannya, Sekda juga memaparkan berbagai langkah konkret dan terobosan yang tengah diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Yahukimo di bawah kepemimpinan kepala daerah untuk mengatasi berbagai tantangan di tengah masyarakat. Pemkab Yahukimo saat ini tengah mempersiapkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), di mana Kabupaten Yahukimo diproyeksikan menjadi satu-satunya daerah di wilayah Pegunungan Papua yang memiliki BUMD untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal. Selain itu, pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kendala transportasi dan logistik di sejumlah wilayah pedalaman. Bupati beserta jajaran dinas terkait telah mengambil langkah taktis dan melayangkan surat resmi kepada pihak manajemen maskapai agar penerbangan dapat segera kembali melayani masyarakat guna meringankan beban warga di kampung-kampung yang terdampak musibah keterbatasan akses.  

Kongres Umum ke-IX KPMY ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi program kerja serta memilih kepemimpinan baru yang solid. Sekda Redison Manurung berharap melalui forum tertinggi organisasi ini, para mahasiswa mampu melahirkan figur pemimpin yang presisi, berintegritas tinggi, dan benar-benar memahami serta memperjuangkan kebutuhan masyarakat Yahukimo.  

“Mudah-mudahan teman-teman bisa mencari figur yang presisi, yang dibutuhkan oleh masyarakat Yahukimo,” pesan Sekda di hadapan para peserta kongres.  

Pemerintah Kabupaten Yahukimo, melalui jajaran pimpinan OPD yang turut hadir mendampingi—mulai dari perwakilan Bappeda, Dinas Keuangan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga—menyatakan kesiapan mereka untuk terus membuka ruang dialog, pendampingan, serta kerja sama aktif demi kemajuan bersama di Bumi Yahukimo. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *