Papua Siap Hadapi Nataru: Wagub Aryoko Rumaropen Dukung SERUNAI 2025, Jamin Stok Uang Tunai Aman.

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, S.P., M.Eng., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua yang meluncurkan program SERUNAI (Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai) tahun 2025. Program ini bertujuan memastikan ketersediaan dan layanan penukaran uang tunai yang memadai bagi masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

SERUNAI 2025, yang akan berlangsung dari tanggal 8 hingga 23 Desember 2025, menargetkan alokasi penukaran uang sebesar Rp 27,6 miliar untuk melayani masyarakat di berbagai lokasi strategis di Jayapura dan sekitarnya.

“Kami menyambut baik dan sangat mendukung penuh program SERUNAI dari Bank Indonesia ini,” ujar Wagub Aryoko Rumaropen dalam keterangan persnya di Jayapura, Senin (8/12).

Ia menjelaskan, Natal dan Tahun Baru adalah momen krusial bagi masyarakat Papua, dan ketersediaan uang tunai yang cukup, khususnya uang pecahan baru dan layak edar, adalah bagian penting dari sukacita perayaan.

“Kami menjamin bahwa Pemerintah Provinsi Papua akan berkoordinasi erat dengan BI, TNI/Polri, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh proses layanan penukaran berjalan aman, tertib, dan menjangkau masyarakat seluas-luasnya,” tambahnya.

Wagub Aryoko menekankan bahwa SERUNAI adalah wujud sinergi positif antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama karena program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat di lokasi yang akses perbankannya masih terbatas.

Untuk mempermudah layanan, program ini akan hadir secara bergerak (mobile) di berbagai lokasi, termasuk gereja-gereja, kantor pemerintahan, seperti Kantor Gubernur Papua, hingga instansi strategis lainnya. Namun, Wagub Aryoko juga tidak lupa mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan transaksi digital, seperti menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami juga terus mendorong masyarakat untuk beralih ke transaksi digital. Ini bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk mendukung upaya kita bersama dalam menciptakan ekosistem pembayaran yang modern dan aman di Bumi Cenderawasih,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Papua berharap program SERUNAI ini dapat membantu menciptakan suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang penuh damai dan berkah, didukung oleh infrastruktur layanan keuangan yang prima.

Sementara Kepala Grup Kebijakan PUR Bank Indonesia, Hari Widodo, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari komitmen BI untuk mendukung perayaan hari besar keagamaan nasional, khususnya Natal dan Tahun Baru. Hari Widodo menyebutkan bahwa program ini bukan ditujukan untuk penyelenggaraan acara semata, tetapi adalah bentuk nyata penyediaan nilai Rupiah kepada masyarakat.

“Secara nasional, kita ada sekitar Rp 283 miliar untuk penukaran. Itu adalah uang Rupiah yang kita sediakan untuk melayani penukaran masyarakat,” kata Hari Widodo.

Program SERUNAI 2025 ini menyediakan layanan penukaran uang Rupiah dalam bentuk paket. Hari Widodo merinci bahwa setiap individu diperbolehkan menukarkan uang hingga satu paket senilai Rp 5 juta, yang terdiri dari beberapa pecahan uang. 

Tujuannya adalah agar masyarakat dapat merayakan Natal dengan memperoleh uang Rupiah sesuai kebutuhan mereka, dalam kondisi yang layak edar, baik itu pecahan maupun jumlahnya.

Hari Widodo juga menegaskan bahwa upaya pelayanan ini menuntut sinergi yang kuat.

“Bank Indonesia menyadari bahwa ini tidak dapat dilakukan Bank Indonesia sendiri. Oleh karena itu, sinergi, termasuk dengan yang kita lakukan pada hari ini dengan Pemerintah Provinsi Papua, tentunya adalah bagian dari sinergi dengan perbankan, dengan tokoh agama, dengan seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hari Widodo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua yang telah memfasilitasi peluncuran atau kick-off SERUNAI 2025 secara nasional.

Menurut Hari Widodo, pelayanan ini khususnya ditujukan kepada keluarga-keluarga yang merayakan Natal. Selaras dengan tema hari Natal mengenai kehadiran dan pentingnya keluarga, Bank Indonesia berupaya menyampaikan pesan tersebut melalui kehadiran layanan yang diharapkan dapat memberikan manfaat seluas-luasnya, terutama bagi masyarakat Papua. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *