Ronald Antonio: Kadin Papua Harus Bersatu, Bertumbuh, dan Berdaya Saing

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua masa jabatan 2021-2026, Ronald Antonio, menekankan pentingnya soliditas pengusaha lokal dalam menghadapi tantangan ekonomi di era Daerah Otonomi Baru (DOB). Hal ini disampaikannya dalam pembukaan Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kadin Papua yang digelar di Jayapura.

Dalam sambutannya, Ronald mengusung tema “Bersatu, Bertumbuh, dan Berdaya Saing”. Menurutnya, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat ekonomi daerah.

Ronald merincikan tiga poin utama yang menjadi visi Kadin ke depan:

1. Bersatu: Menegaskan pentingnya soliditas antar pengurus dan anggota sebagai satu kekuatan ekonomi daerah.

2. Bertumbuh: Komitmen untuk mendorong kemajuan usaha di semua level, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar.

3. Berdaya Saing: Menyiapkan pengusaha asli Papua agar mampu berkompetisi tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga merambah kancah global.

Ada hal menarik yang disampaikan Ronald mengenai dinamika di Kadin pusat. Ia menyebut masa jabatannya cukup unik karena harus melewati transisi kepemimpinan tiga Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus dalam satu periode kepengurusan daerah.

“Mungkin hanya terjadi di masa kepemimpinan saya, dalam satu periode kita melewati tiga Ketum: mulai dari Bapak Rosan Roeslani, berganti ke Bapak Arsjad Rasjid, dan hari ini Bapak Anindya Bakrie,” ungkap Ronald disambut tepuk tangan hadirin.

Menjelang akhir masa jabatannya, Ronald menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus dan mitra kerja yang telah mendampinginya selama lima tahun terakhir. Ia berharap Muprov VIII ini melahirkan kepemimpinan baru yang lebih profesional, terutama dalam menghadapi tantangan pasca pemekaran wilayah di Papua.

Dalam momen penuh haru, Ronald memperkenalkan sosok yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Kadin Papua.

“Setelah melalui proses pendaftaran selama satu bulan, kita akhirnya bertemu dengan seorang perempuan dari Danau Sentani, Ibu Jackleana Joku. Saya bangga karena beliau akan menjadi perempuan asli Papua pertama yang akan memimpin Kadin Papua,” pungkasnya.

Ronald berharap di bawah nakhoda baru, Kadin Papua dapat berkontribusi lebih nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat di tanah Papua. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *