JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Gelaran Border Trade Fair (BTF) 2026 yang berlangsung di kawasan perbatasan Skouw, Republik Indonesia–Papua Nugini (RI-PNG), resmi ditutup pada Sabtu (10/10/2026). Acara penutupan dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Umum Setda Papua, Suzana D. Wanggai.
Selama tiga hari penyelenggaraan, ajang tahunan ini sukses menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari masyarakat kedua negara. BTF 2026 terbukti menjadi wadah strategis dalam mempererat hubungan bilateral, khususnya pada sektor perdagangan lintas batas, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta perluasan jaringan investasi.
Dalam sambutannya, Suzana D. Wanggai menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran tersebut. Ia menekankan bahwa wilayah perbatasan kini tidak boleh lagi dipandang sekadar garis pemisah antarnegara.
“Kawasan perbatasan harus kita pandang sebagai ruang strategis untuk membangun konektivitas, memperluas interaksi masyarakat, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta menciptakan peluang usaha baru. Kita harus memastikan kawasan ini berkembang menjadi wilayah yang aman, produktif, dan terhubung,” ujar Suzana.
Menyambut rencana pelaksanaan BTF tahun depan yang dijadwalkan berlangsung di Vanimo, Papua Nugini, Suzana mendorong pembentukan panitia bersama (joint committee) antarkedua negara agar perencanaan dan pelaksanaan mendatang berjalan lebih terarah dan terkoordinasi.
Penutupan BTF 2026 turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Papua, di antaranya Dirresnarkoba Polda Papua Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., Dirbinmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., serta unsur Forkopimda terkait.
Secara terpisah, Dirresnarkoba Polda Papua Kombes Pol. Alfian menegaskan bahwa Polri mendukung penuh keberlanjutan agenda BTF karena dampaknya yang konkret bagi masyarakat setempat.
“Kehadiran BTF ini disambut sangat antusias oleh masyarakat. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM di perbatasan, kegiatan ini juga memberikan hiburan positif dan mempererat kebersamaan warga kedua negara. Kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala,” tutur Kombes Pol. Alfian.
Ia juga menambahkan bahwa jajaran TNI dan Polri berkomitmen terus bersinergi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perbatasan agar senantiasa kondusif. Hal ini penting demi menjamin seluruh aktivitas perekonomian dan interaksi warga berjalan aman dan nyaman.
Rangkaian acara penutupan Border Trade Fair 2026 di Skouw diakhiri dengan sesi foto bersama dan berlangsung dalam situasi yang aman, lancar, serta kondusif. (Redaksi)







