Yahukimo dan BPMP Papua Gelar “Ruang Perjumpaan Generasi Emas”, Siapkan Pelajar Calon Pemimpin 2045

DEKAI-NUSANTARAPOST.ID-Pemerintah Kabupaten Yahukimo berkolaborasi dengan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Papua menggelar kegiatan strategis bertajuk “Ruang Perjumpaan Generasi Emas” bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Kejuruan (SMK). Kegiatan yang berfokus pada penguatan karakter dan potensi kepemimpinan ini berlangsung di Aula OKMC Dekai, Rabu (19/11/2025).

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Yahukimo, Redison Manurung, S.Pd., M.Si., CGCAE., CAPG., CIAPA, dan dihadiri langsung oleh Kepala BPMP Provinsi Papua, Dr. Yunus Simangunsong, Kepala Dinas Pendidikan Yahukimo, Akso Balingga, unsur Forkopimda, serta ratusan peserta didik.

Dalam sambutannya, Sekda Redison Manurung menegaskan bahwa program ini merupakan momentum penting untuk membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda di Yahukimo. Ia menyebut kegiatan ini sebagai “ruang tumbuh yang membuka kesadaran baru bagi anak-anak muda Yahukimo.”

Sekda menjelaskan, tujuan utama kegiatan adalah membangun karakter calon pemimpin untuk Generasi Emas 2045, yang mencakup pemahaman tentang cinta kebhinekaan, literasi digital yang bijak, dan komunikasi yang efektif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya penguatan pendidikan karakter dan kualitas layanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

“Generasi emas tidak diukur dari kecerdasan akademik, tetapi dari akhlak, kepemimpinan, empati, dan semangat gotong royong—nilai-nilai luhur yang menjadi akar budaya masyarakat Yahukimo,” tegas Sekda. “Kita ingin generasi yang tidak hanya pintar di kepala, tetapi juga cerah di hati dan kuat di kaki. Mampu berpijak teguh di tanah sendiri dan melangkah jauh menembus dunia global,” imbuhnya.

Fokus Strategis Pendidikan Yahukimo

Mengakui tantangan besar di bidang pendidikan akibat kondisi geografis yang terpencil, keterbatasan akses transportasi, jaringan telekomunikasi, dan tenaga pendidik, Sekda Manurung menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah menetapkan pendidikan sebagai poros utama pembangunan.

Tiga fokus strategis yang terus diperkuat meliputi:

1. Peningkatan Mutu Guru: Melalui pelatihan berkelanjutan dan kerja sama dengan BPMP Papua.

2. Penyediaan Akses dan Sarana Belajar yang Inklusif: Terutama bagi anak-anak di distrik terpencil.

3. Penguatan Karakter dan Budaya Literasi: Mengarahkan sekolah menjadi ruang pembentukan kepribadian, etika, dan kemampuan berpikir kritis.

Di akhir sambutannya, Sekda mengajak seluruh masyarakat Yahukimo untuk menjadikan belajar sebagai tanggung jawab bersama. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPMP Papua atas kolaborasi yang kuat ini, menegaskan: “Pendidikan adalah jalan paling pasti untuk memutus rantai ketertinggalan dan membuka gerbang masa depan yang lebih baik.” (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *