JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua terus mengintensifkan upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Kali ini, sosialisasi bahaya narkoba menyasar para pelajar di SMP Negeri 1 Kota Jayapura yang dinilai sebagai kelompok usia paling rentan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/12/2025) ini merupakan agenda rutin Ditresnarkoba dalam rangka melindungi generasi muda dari ancaman barang haram.
Aco Hamid Uyo, Paur Anev Bag Bin OPS Direktorat Narkoba, menegaskan komitmen mereka. “Setiap sekolah akan kami datangi untuk menyampaikan materi tentang bahaya narkoba. Anak sekolah adalah kelompok paling rentan karena masih muda dan mudah dipengaruhi,” ujar Aco Hamid.
Materi yang disampaikan cukup komprehensif, mencakup pengenalan jenis-jenis narkoba berbahaya seperti ganja dan sabu-sabu, risiko kesehatan, bahaya pemakaian jarum suntik, hingga dampak sosial negatif dari konsumsi minuman keras yang dapat merusak diri sendiri dan lingkungan.
Sepanjang tahun 2025, Ditresnarkoba Polda Papua telah melaksanakan kegiatan sosialisasi serupa sebanyak empat kali di berbagai sekolah. Ke depan, program ini direncanakan akan diperluas ke lingkungan kampus untuk memperkuat benteng pertahanan generasi muda di semua tingkatan pendidikan.
Aco Hamid berharap besar program ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif agar generasi muda mampu menilai, memahami, dan menolak ajakan untuk menggunakan narkoba sejak dini.
“Kami ingin anak-anak Papua tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari pengaruh narkoba. Harapan kami, mereka bisa menilai dan memahami bahayanya sejak dini,” tutupnya. (Redaksi)













