DPO Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Berhasil Diamankan Satgas Ops Damai Cartenz 2026

PUNCAK-NUSANTARAPOST.ID-Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah dengan berhasil mengamankan seorang pria berinisial YM (24), yang diduga terlibat dalam kasus penembakan terhadap karyawan PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

YM diamankan oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 08.55 WIT di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan secara intensif sejak terjadinya aksi penembakan yang menewaskan Almarhum Simson Mulia pada Maret 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa penindakan terhadap YM dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan yang mengarah pada dugaan keterlibatannya dalam peristiwa penembakan yang terjadi di Area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, Distrik Tembagapura.

“Penangkapan ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata yang mengakibatkan korban jiwa. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga YM memiliki peran dalam mendukung jalannya aksi dengan melakukan pemantauan terhadap pergerakan aparat keamanan dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Dugaan tersebut masih terus didalami melalui proses penyidikan yang berlangsung.

Keberhasilan penangkapan ini menjadi langkah penting dalam upaya mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus penembakan tersebut. Aparat juga terus melakukan pengembangan guna menelusuri jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Papua Tengah.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap pelaku yang terlibat dalam tindak pidana kekerasan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Penangkapan ini merupakan bukti keseriusan aparat dalam mengusut tuntas setiap kasus yang mengakibatkan hilangnya nyawa masyarakat. Kami akan terus bekerja secara profesional dan terukur untuk menghadirkan rasa aman serta kepastian hukum bagi seluruh masyarakat Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa penyidik masih terus mendalami peran YM, termasuk kemungkinan keterlibatannya dalam perkara lain yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

Saat ini, YM telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satgas Operasi Damai Cartenz 2026. Aparat juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan kelompok bersenjata di wilayah Papua Tengah. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *