Sentuhan Kasih di Kasukwe: Langkah Satgas Damai Cartenz Menjaga Masa Depan Anak Papua

SARMI-NUSANTARAPOST.ID-Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Kabupaten Sarmi, pada Rabu (29/7/2026). Pagi itu, kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 disambut hangat oleh para guru dan ratusan siswa. Bukan sekadar kunjungan biasa, kedatangan aparat keamanan yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, membawa misi mulia: merajut harapan dan membentengi masa depan generasi muda Papua.

Didampingi Bhabinkamtibmas serta Kasi Humas Polres Sarmi, tim menyapa para pelajar dengan pendekatan yang humanis. Di tengah laju perkembangan zaman yang serbacepat, para siswa diajak untuk menyelami bahaya nyata penyalahgunaan narkoba yang dapat merenggut mimpi-mimpi mereka. Tak hanya itu, di era digital yang kian dinamis, personel Satgas juga membekali anak-anak Kasukwe dengan pemahaman penting tentang cara bijak bermedia sosial—mulai dari menyaring informasi, menghindari hoaks, hingga memanfaatkan ruang digital untuk hal-hal yang produktif.

Senyum dan tawa riang makin terpancar saat acara berlanjut ke sesi penyerahan bantuan. Satgas Damai Cartenz menyalurkan bingkisan dan seragam sekolah baru dari Astamaops Kapolri secara langsung kepada para pelajar. Bantuan sederhana ini menjadi simbol dukungan nyata agar semangat belajar anak-anak di pedalaman Papua tak pernah surut.

Apresiasi mendalam pun terucap dari Kepala Sekolah SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Yuliana Mare. Dengan penuh rasa haru, ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada anak-didiknya. Bagi Yuliana, edukasi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan anak-anak saat ini, sementara bantuan seragam menjadi dorongan moral yang sangat berarti. “Tuhan berkati, sukses selalu, terima kasih,” ungkapnya penuh doa.

Pendekatan humanis ini sejatinya merupakan cerminan dari komitmen besar Operasi Damai Cartenz. Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, bersama Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa menjaga Papua tak cukup hanya dengan memelihara keamanan, tetapi juga dengan merawat jiwa dan karakter generasi penerusnya. Mendidik sejak dini adalah langkah preventif terbaik agar anak-anak Papua tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berwawasan luas, dan siap meraih cita-cita.

Melalui sinergi yang terjalin erat antara kepolisian dan dunia pendidikan di Sarmi, titik terang masa depan Papua terus dirajut. Hari itu di Kasukwe, seragam baru tak hanya membalut tubuh anak-anak, tetapi juga menguatkan optimisme bahwa mereka adalah agen perubahan yang siap membanggakan tanah kelahirannya. (Redaksi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *