NABIRE-NUSANTARAPOST.ID-Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mendorong media massa tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kemampuan literasi dan jurnalistik pelajar.
Dorongan tersebut disampaikan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan media partner yang berlangsung di ruang pertemuan Gubernur Papua Tengah, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis di kalangan pelajar masih perlu mendapat perhatian. Karena itu, media dinilai dapat mengambil bagian melalui kegiatan edukasi yang membantu siswa mengembangkan keterampilan menulis dan menyampaikan gagasan.
Ia mengusulkan agar kerja sama pemerintah dan media dapat dikembangkan melalui forum diskusi kelompok (FGD) maupun kegiatan bersama di sekolah.
“Selain kerja sama ini, kita juga bisa kerja sama dalam bentuk FGD atau sehari bersama dengan sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal dunia jurnalistik sekaligus meningkatkan kemampuan literasi. Ia menilai keterampilan menulis penting bagi generasi muda, termasuk mereka yang nantinya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Karena anak-anak tidak mampu menulis, kita perlu transfer pengetahuan,” katanya.
Gubernur papua tengah berharap media dapat mengambil bagian dalam membangun kemampuan generasi muda Papua Tengah, terutama dalam membaca, menulis, dan menghasilkan karya.
Ia juga menilai kemampuan tersebut perlu diperkuat sejak bangku sekolah agar pelajar memiliki bekal yang lebih baik ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, media, dan sekolah, Gubernur Papua Tengah berharap penguatan literasi dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus membuka ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik. (Redaksi)










