KENYAM-NUSANTARAPOST.ID-Personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan bakti sosial di SD Inpres Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Selasa (22/9/2026). Dipimpin langsung oleh Dansektor Nduga, aksi sosial ini menjadi langkah nyata dalam merangkul masyarakat setempat serta menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah penugasan.
Berlangsung mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai, kegiatan dipenuhi interaksi hangat antara personel Satgas, lingkungan sekolah, dan warga sekitar. Lebih dari sekadar aksi sosial, momen ini dimanfaatkan aparat untuk menyapa warga, mendengarkan aspirasi mereka, dan merajut jalinan komunikasi yang harmonis.
Suasana keakraban tampak jelas lewat tegur sapa dan percakapan ringan sepanjang acara. Bagi para personel, ruang interaksi ini sangat berharga untuk lebih memahami karakter serta lingkungan tempat mereka mengabdi. Sebaliknya, bagi warga Kenyam, kehadiran aparat yang ramah di tengah aktivitas harian memberikan peneduh dan rasa aman.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan humanis, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus berkomitmen mengukuhkan kepercayaan publik. Hubungan baik yang terbangun diproyeksikan tidak berhenti pada aksi Baksos saja, tetapi terus berlanjut sepanjang masa penugasan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat harus membawa dampak positif.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat. Kepercayaan tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan tugas keamanan, tetapi juga melalui interaksi dan kepedulian. Kami berharap kehadiran personel dapat memberikan rasa aman dan nyaman,” tegas Kaops.
Ia juga berpesan agar seluruh personel senantiasa mengedepankan sikap humanis dan menghormati kearifan lokal. Komunikasi yang santun dinilainya sebagai kunci utama dalam menciptakan fondasi hubungan yang harmonis.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa Baksos merupakan jembatan efektif untuk saling mengenal.
“Interaksi langsung menjadi bagian penting dalam membangun hubungan baik. Melalui kegiatan sederhana ini, personel dapat berkomunikasi dan memahami lingkungan masyarakat. Semoga hubungan yang terjalin menciptakan suasana aman, baik bagi warga maupun personel di lapangan,” ungkap Wakaops.
Inisiatif berkelanjutan ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga kondusivitas keamanan di tanah Papua. Bagi aparat, tugas ini adalah tentang merawat kebersamaan; sementara bagi masyarakat Nduga, kehadiran Satgas menjadi jaminan atas rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (Redaksi)







