Wujud Nyata Polri Dukung Stabilitas Pangan, Polda Papua Salurkan 165 Ton Beras SPHP di 3 Provinsi

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Polda Papua menyalurkan 165 Ton Beras SPHP ke tiga Provinsi di Papua, hal ini dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat tingginya permintaan beras kategori medium.

Ketiga wilayah tersebut yaitu, Papua Pegunungan, Papua Selatan dan Papua induk. Kegiatan tersebut di tandai dengan pelepasan sejumlah truk yang telah disiapkan untuk mendistribusikan Beras SPHP oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Faizal Ramadhani.

Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Era Adhinata mengatakan ini adalah upaya kepolisian bersama pemda setempat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat tinggi terkait beras.

“Dengan distribusi langsung ini diharapkan tidak penjualan beras SPHP di atas HET, apabila masyarakat mengetahui adanya permainan harga beras yang telah ditentukan maka segera laporkan ke polres setempat,” Katanya usai melepas ratusan Ton Beras di halaman Polda Papua, Kamis 06/11.

Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat di tiga provinsi tersebut memperoleh kebutuhan pokok, terutama beras, dengan harga yang terjangkau menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 

Kombes I Gde Era Adhinata menambahkan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis Polri bersama Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran dan membantu meringankan beban masyarakat.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan menegakkkan hukum tetapi juga menjamin ketahanan pangan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan fluktuasi harga beras dapat terkendali dan kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa telah ditetapkan harga eceran tertinggi oleh pemerintah untuk wilayah Papua sebesar Rp. 13.500/Kg dan penjualan beras SPHP hanya dikemas menggunakan karung ukuran  5 Kg dijual dengan harga HET 67.500. 

Dalam Keputusan Kapolri Nomor : KEP/ 1296/VII/2025, tanggal 27 Agustus 2025, telah ditetapkan target penyaluran beras SPHP untuk Polda Papua sebanyak 2.507.029 Kg atau sama dengan 2.508 Ton.

“Apabila di temukan harga beras SPHP dijual tidak sesuai HET bisa dilaporkan kepada Satgas pangan Polda Papua  atau satgas pangan Polres Jajaran,” tambahnya.

Ia berharap melalui pendistribusian beras ini mampu memperkuat ketersediaan stok pangan di daerah-daerah dan mencegah potensi kelangkaan menjelang periode akhir tahun.

“Dengan adanya gerakan ini, Polda Papua berharap distribusi beras di tiga provinsi yakni Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan dapat berjalan merata dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *