JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Tangis haru mengiringi perjalanan Komjen Pol Paulus Waterpauw keluar meninggalkan Markas Polda Papua usai dilaksanakan upacara tradisi serah terima jabatan kapolda Papua dari Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw kepada Irjen Pol Mathius D. Fakiri S.I.K dan Sertijab Ibu Asuh Polwan Polda Papua.
Kegiatan diawali dengan penyerahan Pataka Rastra Samara Polda Papua dari Kapolda lama kepada Kapolda Papua baru dan dilanjutkan dengan penyerahan memorial Polda Papua dari Kapolda lama kepada Kapolda baru dan pembacaan keputusan Ibu Asuh Polwan Polda Papua.
Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan serah terima jabatan Kapolda Papua yang telah dilaksanakan di Mabes Polri pada hari Kamis tanggal 4 Maret 2021, sehingga diharapkan tetap menjaga kesinambungan agar terselenggaranya tugas pokok Polri sebagai Aparat Pelayan, Pelindung, Pengayom masyarakat sekaligus sebagai aparat penegak hukum.
‘’saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan loyalitas seluruh Personel Polda Papua dan jajaran selama kurang lebih 16 bulan saya menjabat Kapolda Papua, saya menyadari masih banyak kekurangan dan belum bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada anggota dan keluarga, oleh karena itu saya mohon maaf dan berharap roda kepemimpinan yang akan dilanjutkan oleh Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri akan jauh lebih baik,’’ Kata Komjen Paulus Waterpauw.
Komjen Pol. Paulus Waterpauw yang saat ini menjabat sebagai Kabaintelkam Polri ini menyampaikan Selamat mengemban tugas kepada Kapolda Papua yang baru semoga dengan semangat, kegigihan dan tekad yang bulat untuk mewujudkan kesejahteraan personil Polri dan masyarakat Papua dapat terwujud.
‘’Saya optimis, bahwa Polda Papua dibawah kepemimpinan Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri akan mampu menjawab berbagai tantangan kedepan serta mampu mendukung transpormasi menuju Polri yang presisi (prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan),’’ Tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas di Papua kedepan akan semakin kompleks antara lain antisipasi putusan mahkamah konstitusi sengketa pilkada di 7 kabupaten, agenda nasional Pon XX di Papua, pendisiplinan protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi, rencana aksi mogok sipil nasional oleh kelompok separatis politik dan ancaman gangguan kelompok kriminal bersenjata di beberapa wilayah.
‘’oleh karena itu saya mengharapkan kepada seluruh personel Polda Papua dan jajaran agar dapat memberikan dukungan serta doa restu kepada Kapolda yang baru untuk saling bekerjasama, bahu membahu, serta tingkatkan suasana harmonis yang telah berjalan dengan baik selama ini, agar dapat diteruskan dan dilanjutkan sehingga ada kesinambungan dalam mensukseskan pelaksanaan tugas Kepolisian,’’tutupnya. (redaksi)







