Gubernur Papua: Kadin Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Nyata, Bukan Sekadar Organisasi Formal

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menekankan pentingnya peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua dalam mempercepat transformasi ekonomi di tanah Papua. Hal ini disampaikannya dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus Kadin Provinsi Papua periode 2021-2026.

Dalam arahannya, Mathius menegaskan bahwa Kadin memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah. Ia berharap Kadin tidak hanya terjebak dalam rutinitas administratif organisasi, tetapi mampu bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi yang adaptif.

“Kadin dituntut untuk tidak menjadi organisasi formal, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang nyata, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pada zaman,” ujar Mathius Fakhiri dalam sambutannya.

Mathius juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk membangun hubungan yang erat dengan Kadin. Ia meminta agar tidak ada sekat atau jarak antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun daerah.

“Saya sangat berharap antara kami pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, para ketua dan seluruh anggota (Kadin) harus membawa diri tempel sedekat-dekatnya. Jangan jauh. Kami butuh kalian,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Ia berjanji akan mengingatkan para Bupati di seluruh Papua agar menjadikan Kadin sebagai mitra sejajar dalam pembangunan ekonomi lokal.

Lebih lanjut, Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada Ronald Antonio Bonai atas dedikasinya memimpin Kadin Papua selama ini. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Ronald, Kadin Papua telah menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari konsolidasi organisasi hingga program nyata seperti pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP).

“Capaian ini menjadi fondasi penting bagi berkelanjutan dan penguatan bagi Kadin di masa depan,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Mathius memberikan pesan khusus kepada kepemimpinan Kadin yang baru. Ia mendorong semangat inovasi dan kolaborasi yang lebih kuat, termasuk memberikan ruang lebih bagi kepemimpinan perempuan di sektor ekonomi Papua.

Ia berkelakar bahwa keterlibatan perempuan dalam jabatan strategis seringkali memberikan warna dan etos kerja yang berbeda.

“Sekarang Kadin Papua di pimpin oleh perempuan, jadi Ronald terima kasih,” pungkasnya dengan nada bercanda yang mencairkan suasana.

Ekspektasi besar kini diletakkan di pundak pengurus Kadin Papua yang baru untuk segera “berlari” dan bersinergi dengan visi pemerintah dalam mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *