OJK Papua Gelar Program “NokenKu”, Tingkatkan Literasi Keuangan Petani di Keerom

KEEROM-NUSANTARAPOST.ID-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di berbagai lapisan masyarakat. Kali ini, OJK menyasar sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi daerah melalui program edukasi bertajuk “Ngobrol Keren tentang Keuangan” atau disingkat NokenKu.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Arsopura, Keerom, pada Jumat (17/4) ini merupakan hasil kolaborasi antara OJK Provinsi Papua dengan berbagai instansi terkait. Mitra yang terlibat meliputi:  

• Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Keerom.  

• PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero, Tbk. Unit Skanto.  

• BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jayapura.  

Manajer Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Papua, Dia Pramudito Suryandaru, menjelaskan bahwa NokenKu dirancang untuk memberikan edukasi yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat.  

“Melalui kegiatan ini, OJK ingin menghadirkan edukasi keuangan yang lebih sederhana, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan petani,” ujar Dia.  

Diharapkan, dengan pemahaman yang lebih baik, para petani mampu mengelola keuangan secara mandiri, memanfaatkan layanan keuangan formal, serta terlindungi dari risiko kerja maupun penipuan keuangan.  

Dalam sesi edukasi tersebut, para peserta dibekali dengan berbagai materi krusial untuk mendukung kesejahteraan finansial mereka, di antaranya:

• Pengelolaan Keuangan: Strategi alokasi pendapatan untuk simpanan, pengembangan usaha, dan investasi yang berkelanjutan.  

• Akses Pembiayaan: Pemanfaatan produk perbankan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).  

• Kewaspadaan Finansial: Sosialisasi untuk menghindari investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan berbagai modus penipuan lainnya.  

• Perlindungan Sosial: Pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para petani dalam menjalankan usahanya.  

Pemerintah Kabupaten Keerom memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Melalui Dinas Pertanian dan Perikanan, pemerintah setempat berharap sinergi antara OJK dan industri jasa keuangan ini dapat memberikan dampak nyata dalam mewujudkan petani yang cerdas keuangan dan sejahtera. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *