Mengabdi di Ujung Pesisir Papua, Sofyan Hadi Hadirkan Harapan Lewat Pendidikan dan Kedamaian

MIMIKA-NUSANTARAPOST.ID-Dedikasi panjang selama lebih dari satu dekade ditunjukkan oleh Sofyan Hadi, S.Pd., Gr, dalam membangun pendidikan di kawasan pesisir Pomako, Timika. Sebagai Kepala SD Negeri Pomako 1, ia tidak hanya mengemban tugas sebagai pendidik, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat dengan keterbatasan akses layanan dasar.

Di lingkungan yang serba terbatas, Sofyan tetap konsisten menjalankan proses belajar mengajar. Ia aktif mendekati masyarakat, menjalin komunikasi dengan orang tua siswa, serta menanamkan pentingnya pendidikan sebagai bekal masa depan generasi muda. Upaya tersebut perlahan membentuk kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya sekolah bagi anak-anak mereka.

Menurut Sofyan, pendidikan merupakan jalan utama untuk membuka peluang dan meningkatkan kualitas hidup, khususnya bagi anak-anak di wilayah pesisir yang kerap menghadapi tantangan geografis dan sosial. Ia meyakini bahwa peran guru tidak hanya sebatas mengajar di kelas, tetapi juga membangun karakter dan harapan di tengah masyarakat.

Selain fokus pada dunia pendidikan, Sofyan juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan di Papua melalui pendekatan yang humanis. Ia mengapresiasi langkah yang dilakukan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 yang dinilai mampu mengedepankan keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Pendekatan yang dilakukan terlihat melalui kegiatan sosial, patroli dialogis, serta pelayanan kesehatan. Ini menunjukkan bahwa kehadiran aparat tidak hanya soal keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Ia pun menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, serta mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Saya berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian. Jangan mudah terprovokasi, dan mari kita fokus membangun masa depan melalui pendidikan, khususnya bagi generasi muda di Timika,” tambahnya.

Pengabdian Sofyan Hadi menjadi gambaran nyata bahwa kemajuan Papua tidak hanya ditentukan oleh aspek keamanan, tetapi juga oleh kekuatan pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, mandiri, dan berdaya saing. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *