Tekan Angka Kecelakaan, Ditlantas Polda Papua Perkuat Edukasi hingga Penegakan Hukum

JAYAPURA-NUSANTARAPOST.ID-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua memperkuat strategi pencegahan hingga penegakan hukum guna menekan angka kecelakaan di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil sekaligus memanfaatkan momentum peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang mengusung tema “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Asta Cita Indonesia Emas”.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Kombes Pol. Rahman Wijaya menegaskan bahwa terciptanya keamanan dan keselamatan lalu lintas bukan semata tugas kepolisian, melainkan butuh kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan keselamatan ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Polri. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya,” ujar Rahman di Jayapura.

Sebagai bagian dari refleksi dan evaluasi kinerja jajaran lalu lintas, Ditlantas Polda Papua menggelar serangkaian kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat. Di antaranya bakti sosial, pameran lalu lintas, lomba mural, donor darah bersama PMI, ziarah ke taman makam pahlawan, hingga penguatan Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Edukasi Usia Dini dan Budaya Tertib

Ditlantas Polda Papua memberi perhatian khusus pada pembentukan karakter tertib berlalu lintas sejak dini. Melalui program PKS, para pelajar dilatih untuk aktif menjaga ketertiban di lingkungan sekolah sekaligus menjadi figur teladan (role model) bagi rekan sebaya.

“Tujuannya menanamkan kedisiplinan sejak dini. Harapannya mereka bisa menjadi contoh dan menginspirasi lingkungan sekitarnya untuk tertib berkendara,” tutur Rahman.

Selain edukasi usia dini, kepolisian terus mengampanyekan kepatuhan penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor. Ia mengingatkan bahwa helm bukan alat untuk menghindari razia petugas, melainkan perlindungan utama dalam meminimalkan risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan. Kesadaran ini diharapkan tetap diterapkan meski hanya berkendara jarak dekat.

Penegakan Hukum Langkah Terakhir

Menanggapi penanganan di lapangan, Ditlantas Polda Papua mengedepankan tindakan preventif dan preemtif. Langkah-langkah tersebut mencakup pemetaan lokasi rawan kecelakaan, sosialisasi rutin, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli terpadu pada jam-jam rawan.

Sementara itu, tindakan tegas berupa penegakan hukum dijadikan sebagai opsi terakhir (ultimum remedium), terutama bagi bentuk pelanggaran yang berpotensi tinggi memicu kecelakaan fatal. Untuk pelanggaran ringan, petugas di lapangan lebih mengutamakan imbauan dan edukasi persuasif.

Guna memastikan pesan keselamatan menjangkau lapisan terluar, Ditlantas Polda Papua aktif membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan komunitas masyarakat. Cakupan operasional Ditlantas Polda Papua sendiri saat ini meliputi wilayah Provinsi Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jadikan tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari,” pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *