‘KARHUTLA’ Di Supiori Masih Dalam Batas Aman

SUPIORI-NUSANTARAPOST.ID-Seluruh daerah di Provinsi Papua saat ini sedang diperhadapkan dengan masalah Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) yang masih terjadi hingga saat ini termasuk Kabupaten Supiori. 

Kepala BPBD Supiori, Lukas Mansawan, mengatakan bahwa untuk masalah Kebakaran Hutan Dan Lahan di Kabupaten Supiori masih dalam batas aman. 

“Iya Kebakaran Hutan Dan Lahan ini juga merupakan dampak dari fenomena El Nino, namun kami di Kabupaten Supiori untuk masalah Kebakaran Hutan Dan Lahan ini berdasarkan pengamatan kami dari BPBD, masih dalam kategori aman” Ucap Kepala BPBD Supiori, Lukas Mansawan. 

Lukas Mansawan menjelaskan masalah Karhutla ini menjadi bersama termasuk pemerintah daerah juga khususnya BPBD untuk memperhatikan hal ini sebagai masalah yang serius untuk ditangani bersama. 

Dikatakan bahwa untuk Supiori sendiri hingga saat ini sudah ada sekitar Lima (5) titip api kebakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan. Beberapa titik ini disebabkan oleh masyarakat yang melakukan aktivitas pembukaan lahan pertanian. 

Selain pembukaan lahan, hal lain yang menimbulkan masalah kebakaran hutan ini adalah pembakaran sampah dari masyarakat yang tidak diawasi dengan baik. 

“Hingga saat ini berdasarkan data dari BPBD, ada sekitar 5 titip lokasi api yang menyebabkan terjadinya masalah kebakaran hutan dan lahan. Hal ini disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang hendak membuka lahan untuk pertanian dan perkebunan. Namun ketika melakukan pembakaran lahan, tidak diawasi dengan sehingga api menyebar dengan cepat.” Sahut Kepala BPBD Supiori. 

Untuk luas lahan beberapa daerah atau wilayah yang terbakar tidaklah besar, hanya sekitar kurang lebih 250 Meter persegi atau 50×50 juga 30×20 meter. 

Dari beberapa lokasi yang mengalami kebakaran ini, semua berhasil dipadamkan atau ditangani dengan baik berkat kerja sama BPBD Supiori, Polres Supiori dan juga masyarakat. 

Lukas Mansawan selaku kepala BPBD Supiori menghimbau dan berharap kepada masyarakat Supiori agar bersama-sama menjaga hutan dan lahan yang masih hijau dengan baik, dengan tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan, tapi juga tidak melakukan pembakaran sampah tanpa diawasi, agar Supiori tetap aman dari gangguan dan masalah Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla). (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *